MELAWAN ARUS

Di Indonesia pembuat arus adalah media. Apa yg d publish habis-habisan media akan menjadi trend setter. Mayoritas masyarakat menjadi follower berita media akibatnya bukan pengetahuan yg didapatkan tapi kenikmatan wawasan.

Arus informasi yg deras ini jk belum diimbangi dg nalar kritis, memilih-memilah, dan kehati-hatian maka akan otak kita mengalami over load informasi akibatnya mengkonsumsi tanpa filter yg bisa merugikan otak kita. Kenapa otak kita jd rugi? Ibarat hardisk, otak ini menampung semua data informasi, jk defragmen data kita belum baik membuat data penting lain susah masuknya. Belum lagi waktu yg tersita hanya utk melihat smartphone dan acara Televisi yg berisi kebanyakan informasi nyaris tanpa sensor.

Bukan lagi kita mengembangkan tradisi membaca buku yg lebih berisi ilmu pengetahuan atau juga Kitab Suci yg berisi doktrin kebajikan.
Akhirnya masyarakat kita adalah terlatih dg arus informasi dan mereka menikmati arum jeram informasi ini. Bukan lagi literasi yang menjadi asas membentuk budaya berpendidikan.

Jadi mau hanyut dalam arus atau membuat arus sendiri?




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: