RENUNGAN HARI INI

Hadirnya alam semesta raya hanyalah diperuntukkan bagi manusia, naif memang tatkala manusia dengan “sombongnya” menerima amanah sebagai khalifah di Bumi. Tapi hal itu bukan menjadi pembenar bagi makhluk yang mengaku homo sapiens ini.

Mungkinkah dahulu kala, nenek moyang kita seekor monyet yang dengan entengnya menerima amanah, ataukah sosok manusia.   Apakah kita sekarang menyalahkan Adam yangmau saja menuruti Hawa untuk memakan buah Khuldi atau kita salahkan saja setan yang terus menggoda manusia atau kita salahkan saja malaikat yang diam saja melihat kesalahan atau… atau …Terciptanya Adam dan Hawa adalah sebuah realita takdir Yang Maha Kuasa.

Masihkan kita manusia mencari kambing hitam atas segala yang menimpa diri? Benarlah jika manusia menerima kenikmatan akan berkata “Tuhanku telah Memuliakan aku! “tapi jika ditimpa kesusahan maka akan berkata “Tuhanku telah menghinakan aku!” kenapa tidak diganti dengan “AKU BERSYUKUR SEBAB TUHANKU MEMILIH AKU UNTUK BERBUAT KEBAIKAN LEBIH DARI YANG LAIN


  1. jk

    sabda rosul yg snantiasa ter-ngiang2 sbg peredam saat suasana hati congkak … “khoirunnas anfa’uhum linnas”

    salam kenal.

  2. Assalamu’alaikum Ustad, salam kenal. Saya link yaa. Blog yg sejuk. Wassalam




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: