SEBAB CINTA ADALAH ENERGI

“Manusia diselamatkan oleh cinta dan di dalam cinta. Saya bisa memahami, bagaimana seorang manusia yang tidak lagi memiliki apapun di dunia masih bisa merasakan arti kebahagiaan, meskipun sejenak, karena memikirkan orang yang di cintai.” (Viktor Frankl)

Begitulah sejarah perjalanan manusia. Dengan cinta segalanya dapat menjadi indah atau bencana, dengan cinta hidup menjadi segar atau kerontang.  Dari sejarah awal keberadaan manusia, Adam As, yang tercipta dari tanah dan ditetapkan sebagai sebaik-baik makhluk oleh Allah. Dengan tinggal di surga, diajari pengetahuan yang semakin mengukuhkan jati diri manusia sebagai ahsanittakwim, namun itu menjadi kurang tanpa adanya cinta. Sesungguhnya Adam sudah dianugerahi cinta kepada Rabb-NYA, Malaikat, keindahan surga, dan segala ciptaan Allah yang memang Allah mengilhamkannya untuk dicintai. Namun cinta yang ini, Adam belum mendapatkannya di surga, sehingga sang Nabi-pun memintanya yaitu seorang pasangan. Yang Allah sudah mengetahui apa yang dimaksud Adam.

Warna-warni cinta mecorakkan sejarah sepanjang sejarah manusia. Siapa yang tak mengenal istilah dibalik kebesaran laki-laki disitu pasti hadir pasangan wanita yang besar pula. Sebab cinta adalah energi. Ya benar, energi, yang mampu mengerakkan seorang romeo rela mati kepada julietnya, yang menggerakkan Napoleon rela mengasingkan diri, yang membuat bani Israil hancur, atau sebaliknya yang membuat Muhammad SAW menjadi pemimpin dunia, yang membuat Umar bin Abdul Aziz tegar dalam tantangan hidupnya, yang menjadikan Musa tumbuh menjadi hamba ulul Azmi.

Ilham cinta dari Allah kepada manusia terhadap pasangan, harta, kehidupan, kenikmatan, dan segala hal yang menyenangkan membuatnya menjadi sumber beralasan dalam bersikap. Perbedaan yang kabur dengan nafsu dapat menjerumuskan kedalam kenitaan. Cinta dan nafsu adalah satu yang juga sama-sama energi, Sehingga Allah mengaturnya dengan ketetapan suci lewat Al Qur’an dan Sunna Rosulnya.

Saya mengakui bahwa aksi kita  bersumber dari energi cinta.


  1. ehm…maz, blogku benahin po’o

    ben apik koyok punya pean

    Salam buat mbak sari ya!!!

    Cie..cie…ntar lagi mau jadi bapak

    Hiks…hiks….pean pergi dari rumah disini sepi gak ada yang aku jahili

    Tapi aku seneng seh ntar lagi dapat ponakan

    C U




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: