MASALAH DAN KEDEWASAAN

  Entah mengapa kadang kita tidak habis mengerti kenapa patner atau anak didik kita tiba-tiba bersikap acuh, cuek, bahkan menjerumus ke benci. Mungkin inilah waktu kita untuk mengintropeksi diri, kenapa bisa? apa salah saya? apa yang telah aku perbuat? dll.

  Mungkin bukan salah kita, tapi sudahkah anda bertanya perbuatan yang benar (menurut kita) apa membuat gerangan bermuram? Namun apabila belum juga kita temukan ada baiknya kita mencari bantuan orang lain yang bisa kita percaya. Tapi hati-hati ada kala meminta bantuan orang lain malah memperburuk masalah, bermainalah cantik.

  Seperti kisahku ini, sebagai teman saya berusaha mendamaikan perselisihan antar dua sahabat  sebut saja A dan B, namun tangkapan salah satu mereka berbeda, niat baik malah dikira membela salah satunya. Usut-punya usut ternyata benar, saya dikira memojokkan B dan membela A, buktinya A makin hari makin melejit prestasinya sedang B biasa saja, begitu kata salah satu teman mereka. Wah.. saya jadi bertanya-tanya, perasaan saya tidak melakukan apa-apa, prestasi melejit bukan hubungannya dengan saya, itu adalah usaha masing-masing individu. Alih-alih bertanya pihak ketiga malah dikira B menyebarkan aib dirinya. Bagi saya, tugas sebagai insan sudah saya penuhi yaitu mendamaikan tetapi apabila salah satu pihak enggan itu adalah urusan mereka, sebab mereka akan menjadi dewasa dengan masalah yang dihadapi, dan saya PERCAYA mereka akan tumbuh dewasa dengan masalahnya.

  Kedewasaan bukanlah karena umur dan banyaknya masalah yang dihadapi, namun dewasa adalah seberapa kita mampu mengolah masalah dan menyajikannya dengan citarasa menyehatkan bagi penikmat, baik diri sendiri atau orang lain.




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: