Kebingungan

Kata ini sangat sering didengar, diucapkan, atau dirasakan. Bingung pada manusia erat dengan lalai. Manusia tempat salah dan lupa begitulah Rasulullah bersabda. Tapi…apakah itu menjadi pembenaran apabila melakukan kesalahan?Jawabnya tentu tidak, karena manusia juga memiliki kuasa untuk berkehendak, berfikir, dan mengingat.

Bingung sebenarnya akan cepat selesai apabila si empunya bingung mendapatkan letak kelalaian dirinya. Bingung car kunci, tunjukkan saja letaknya. Bingung kenapa bapak marah, tunjukkan saja kenapa marah. Bingung nilai rendah, dampingi saja belajar. Sepertinya simpel kan! eit…tunggu dulu. Kunci…siapa yang menunjukkan? Marah… siapa yang tahu sebabnya, dan nilai rendah…siapa yang harus dampingi.

Menurutku sederhana, SIAPA YANG TAHU-lah yang harus menunjukkan, mengarahkan, jika perlu mendampingi. Asal jangan sok tahu lho! Berbagilah dengan temanmu, sebarkanlah pahala, berbuatlah biarlah Allah dan Rosul-NYA serta manusia yang akan melihat.




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: