Tatkala aku merasa gemas dengan berbagai masalah yang sering akau tonton di TV, kubaca di Koran, kudengar di warung kopi tak lepas dari banyak masalah-masalah bangsa. Mungkin sudah “sepintar” itu warga Indonesia kini. Nah, akibat bacaan, tontonan, info seperti itu mereka mencoba mencari solusi lewat daya nalar masing-masing.
Lugas dan sederhana naumn penuh optimisme bahkan tak jarang juga ada pesimisme yang terselip. “Masak ada ITB dan ITS kok Lumpur gak selesai-selesai, buat apa sekolah gitu, tinggal alirkan aja ke sungai kan beres”, kata yang lain “wah dak bisa gitu gimana dengan ikan di laut ntar” dijawab “iya-ya gimana”. Percakapan sederhana itu mestinya memancing para pemimpin Negara untuk mencarikan solusi. Atau dengar komentar tentang pemimpin mereka “sudah gaji naik terus tapi apa kerja DPR?”, “kayaknya mereka dak punya mata, hidup masih susah, cari kerja mbulet. Trus Presidene dak teges pisan!” kata temannya menimpali, kemudian orang ketiga bertanya “wah sampeyan ngerti ta opo iku DPR, Presiden, MPR, MA, dll” dijawab ” mboh apa iku macem-macem di gawe, trus aku dak ngerti pisan cara kerjae tapi sing penting hidup nek dak bisa bikin hidup enak percuma!”
Begitulah nalar “calon-calon” presiden bangsa ini. meski dengan tampil dengan keberanian namun sesungguhnya mereka rakyat ini adalah lemah, namun dengan kemampuan intelektual yang ditakdirkan Tuhan untuk manusia, mereka akan sanggup menjadi presiden beneran. Jangan lupa mereka adalah manusia yang memiliki rasa sosial, kelemahan akan tertutupi apabila bergerak bersama. Siapa yang akan tahu suara Siulan penghinaan di tengah-tengah stadion saat menonton, anmun itu ternyata bisa diikuti penonton lain. Ibarat per apabila ditekan daya pegas menjadi semakin besar, jangan sampai menunggu siulan-siulan yang mematik keramain wahai pemimpin




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: