ANSOS

ANALISA DAN REKAYASA SOSIAL EMPIRIK 

Pendahuluan
Berbicara tetzang analisis dan rekayasa sosial tak luput dari pembahasan teori sosial. Sebab dalam sebuah analisa tak akan luput dari teori dasarnya. Oleh karena teori sosial melibatkan analisis-analisis isu-isu yang mencakup filsafat meski pada dasarnya bukan filsafat, tugasnya adalah memberikan konsepsi-konsepsi hakekat aktifitas sosial dan perilaku manusia yang ditempatkan dalam realita empirical.
Charles Lemert (1993) dalam tulisan Social Theory : The Multicultural and Classic Readings,  menyatakan bahwa teori sosial memang merupakan basis dan pijakan teknis untuk bisa survive.[1] Tetapi teori bukanlah sebuah pandangan dunia, tetapi ia memiliki beberapa titik singgung. Betapapun teori dinyatakan bebas nilai, pada kenyataannya ia juga merupakan refleksi dari sebuah pandangan dunia tertentu, dalam hal ini pandangan dunia yang berakar pada positivis.Anthony Giddens mensyaratkan analisa sosial harus peka terhadap pengaturan ruang-ruang waktu kehidupan sosial.[2] Secara filosofis, terdapat dua macam analisis sosial menurut Giddens :

  1. Analisis Institusional  adalah ansos yang menekankan pada ketrampilan dan kesadaran actor yang memperlakukan institusi sebagi sumber daya dan aturan yang diprodusksi terus-menerus.
  2. Analisis Perilaku Strategis adalah ansos yang memberikan penekanan institusi sebagai sesuatu yang direprosuksi secara sosial.[3]

Semua penjabaran diatas adalah lebih menggunakan pendekatan sosiologis filosofis dan biasanya digunakan dalam studi-studi ilmu sosial. Hal itu cocok apabila akan melakukan ansos secara mendalam. Tetapi dalam pratek empirik, manusia lebih memilih model analisa praktis dan cepat. 

Analisa SosialAnsos biasanya digunakan sebagai alat untuk merekayasa sosial. Ketajaman analisa akan memberikan dampak positif setiap usaha rekayasa. Hakekatnya dalam analisa harus mengetahui secara mendalam kondisi Internal dan Kondisi Ekternal beserta kemungkinan-kemungkinan alternatifnya baik yang menguntungkan atau merugikan.Ada beberapa metode analisa praktis yang dapat digunakan, diantaranya 1) Metode SWOT, 2) Metode Ikan, 3) Metode Buzan (Peta Pemikiran), dllMetode yang mudah digunakan untuk membuat pertimbangan analisa, yaitu teknik mengenal lawan atau teknik MOM (Motive, Oportunity, Mean) 

Rekayasa Sosial           

Resos merupakan pengejawantahan ansos, dalam istilah politik dan sistem kenegaraan dikenal istilah kebijakan publik. Gerak dakwah hakekatnya untuk mempengaruhi kebijakan public meskipun kita juga memiliki kebijakan public sendiri. Terdapat beberpa hal model membuat kebijakan :1) Model Plebisit (langsung), 2 ) Model rasional-kompherhensif (Koordinatif perwakilan), 3) Model Adjustif (kompromi langsung).[4] Dan yang dapat mempengaruhi kebijakan public ini adalah opini public.            Opini public inilah yang harus kita ciptakan, siapa yang mampu menguasahi opini maka bisa menguasai public secara umum. Bentuk-bentuk yang dapat menjadi opini adalah program kerja organisasi, sikap masing-masingmasing-individu, dan ketokohan



[1] Zainuddin Maliki, Narasi Agung, Surabaya : LPAM, 2003, h. 5

[2] Anthony Giddens, The Constitution of Society, Pasuruan : Pedati, 2004, h. 355

[3] Op. Cit.

[4] Dan Nimo, Komunikasi Politik, Bandung : Remaja karya, h. 259


  1. Muhammad Iqbal

    saya bangga dengan mas qodrat yang memiliki analisis sosial yang tajam.

  2. bim-bim

    how about appraisal inquiry, it has been a popular approach for me, a new graduate student of psychology Unair. it attempt to brought up the positive aspect of our performance and could be the asset based assessment needed to analyze and resolve a social problem or empowerment. Personally, I beginning to study a newer but not recent approach, the lifestyle approach to analyze social impact.

  3. Zamzam

    sebagai minhajul hayat, Islam sebagai khazanah ilmu memang lebih dekat dengan ranah ilmu sosial dibanding dengan ilmu eksak. akan tetapi realitanya, banyak aktivis justru berlatar belakang eksak.

    mengenalkan teori-teori ilmu sosial pada khazanah dakwah sangat penting. karena, harus kita akui bahwa umat Islam hari ini masih kurang dalam sisi metodologis. sejauh ini, dakwah masih berkutat dalam masalah ideologis. padahal yang perlu dijawab bukan hanya pertanyaan kenapa (why?) umat ini terbelakang? tetapi yang lebih penting dijawab adalah bagaimana (how?) agar umat ini bangkit?

    so, ana setuju dengan mas Qodrat yang mulai menegenalkan istilah-istilah ilmu sosial itu pada dakwah! barokallahu fiik!

  4. Iman Permana

    Mas Qodrat YTH,

    bolehkah saya mengunakan beberapa bagian dari tulisan mas ini sebgai materi pendidikan di blog saya.

    dan mungkin ada materi lain yang lebih mendalam mengenai ansos…??

    terima kasih,

    Iman

  5. qodrat

    silahkan selama untuk kebaikan bebas untuk di copy…. terima kasih atas kepercayaannya semua

  6. mas yepi, Hai juga….

  7. kami ing tau tentang ansos yang mencakop kearah pendidikan anak yang lebih mengena ,karena anak adalah generas bangsa kedepan. kami tung metode ansos anak …?

  8. kapan kita bisa melakukan ansos, siapa,kapan,dimana,dan mengapa?……
    sispa mksdx: siapakah yang akan kita ansos
    kapan mksdx: kpn kita melakukan ansos itu sendiri.
    dimana mksdx: dimana kita bisa melakukan ansos.
    dan yang terakhir Mengapa kita harus melakukan ansos.

    terima kasih….
    mohon di jawab dengan sangat………..

  9. inoors

    1) Metode SWOT
    2) Metode Ikan
    3) Metode Buzan (Peta Pemikiran) dllMetode
    Kalau Metode metode tersebut bisa dijelaskan dalam artikel lain Subhanallah. Dan ane sangat mengharap itu, jazakumullah.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: